Inequity Aversion

“Inequity aversion” adalah ketidakpuasan atau penolakan terhadap ketidakadilan dalam pembagian imbalan. Ini sudah cukup sering diteliti pada simpanse dan great apes lain (gorila, bonobo, orangutan).

📌 Penelitian terkenal:
Sarah Brosnan dan Frans de Waal (2003) melakukan eksperimen klasik dengan kapusin (capuchin monkeys), lalu diadaptasi juga pada simpanse.

Metodenya:

  • Dua hewan ditempatkan bersebelahan.
  • Mereka diberi tugas sederhana, misalnya memberikan batu atau melakukan gesture tertentu.
  • Jika berhasil, biasanya diberi imbalan makanan.

Desain eksperimen:

  1. Kedua hewan diberi makanan sama (misalnya potongan timun). Hasil: keduanya menerima dengan tenang.
  2. Salah satu hewan diberi makanan lebih enak (misalnya anggur), sementara pasangannya tetap mendapat timun.

Hasil:

  • Hewan yang hanya mendapat timun sering menolak imbalannya, melempar makanan, atau bahkan menolak bekerja lagi.
  • Reaksinya lebih kuat jika mereka melihat tetangga jelas mendapatkan makanan lebih enak padahal melakukan tugas yang sama.

📌 Maknanya:

  • Ini menunjukkan kepekaan terhadap ketidakadilan pada primata.
  • Pada simpanse dan great apes lain, penelitian menunjukkan perilaku serupa: mereka bisa menjadi frustrasi, menolak hadiah, bahkan “mogok” jika merasa pembagian tidak adil.
  • Hal ini dipandang sebagai dasar evolusi moralitas dan keadilan sosial manusia, karena kemampuan mengenali dan bereaksi terhadap ketidakadilan membantu menjaga kerja sama dalam kelompok.

📌 Catatan menarik:

  • Tidak semua spesies great ape menunjukkan reaksi sama kuatnya.
  • Bonobo misalnya kadang lebih toleran, mungkin karena mereka lebih berorientasi pada harmoni sosial.
  • Simpanse jantan biasanya lebih vokal dalam protes dibanding betina.

👉 Jadi, singkatnya: simpanse (dan beberapa great ape lain) bisa merasa “tidak puas” atau bahkan “protes” ketika melihat ada perlakuan tidak adil dalam pemberian makanan. Ini dianggap salah satu bukti bahwa konsep keadilan dan kerja sama punya akar evolusioner yang sangat tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *